Sabtu, 04 Januari 2014

Pengertian Dari Kista Ovarium


bentuk kista ovariumKista merupakan tumor jinak yang sering sekali ditemukan baik pada wanita, pria maupun anak-anak. Sedangkan kista ovarium umumnya menyerang para wanita baik yang berusia lanjut maupun yang masih muda.

Bentuk kista berupa benjolan yang berisi cairan kental serta terkadang benjolan kecil-kecil yang berkumpul menjadi satu seperti buah anggur. Kista bisa juga berisi nanah, udara, tulang, rambut, gigi maupun bahan-bahan yang lainnya.

Kista termasuk dalam kategori tumor jinak yang bentuk terbungkus dengan selaput semacam jaringan. Kumpulan sel tumor ini terpisah dengan jaringan normal yang ada di sekitarnya serta tidak mampu menyebar ke organ tubuh yang lain.

Itulah mengapa tumor jinak cukup mudah untuk diangkat dengan metode pembedahan serta tidak membahayakan kondisi kesehatan si pasien.

Pada awalnya kista berupa sebuah sel yang berukuran sangat kecil sehingga perlu bantuan mikroskop untuk melihatnya, namun terkadang bisa juga berukuran besar hingga dapat mendesak susunan tubuh yang normal.

Kista bisa terdapat pada berbagai jaringan serta organ dalam tubuh manusia sehingga sering kali dinamakan sesuai dengan lokasi munculnya kista, seperti kista payudara, kista kandung kemih, kista kulit, kista vagina, kista tiroid, kista ginjal, kista pankreas serta kista hati.

letak kista ovarium
Sedangkan kista ovarium sendiri merupakan kista yang tumbuh di dalam ovarium. Umumnya kista ovarium relatif tidak berbahaya, namun beberapa kasus dapat menyebabkan masalah kesehatan bahkan dapat menghalangi proses ovulasi sehingga akan menyulitkan proses kehamilan pada wanita.

Selain dapat tumbuh di ovarium, kista juga bisa tumbuh di bagian organ kewanitaan serta di daerah bagian luar alat kelamin wanita yang biasa disebut vulva. Kista yang tumbuh pada organ kewanitaan yaitu inklusi, endometriosis, duktus gartner serta adenosis.

Sedangkan kista yang tumbuh pada daerah vulva, yaitu kelenjar sebasea, kelenjar bartholini dan inklusi epidermal.

Kista di bagi menjadi dua macam, tergantung dari tingkat keparahannya, yaitu:
  • Kista non-neoplastik. Kista ini bersifat jinak dan umumnya akan mengempis dengan sendirinya setelah 2 sampai 3 bulan.
  • Kista neoplastik. Kista seperti ini harus segera ditangani dengan jalan operasi, namun tetap saja tindakan ini tergantung pada sifat dan ukuran dari kista itu sendiri.
Kista itu sendiri dapat disebabkan karena debu maupun polusi udara. Dengan adanya senyawa dioksin yang berasal dari asap kendaraan bermotor serta asap pabrik di perkotaan, akan dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh manusia yang nantinya akan membantu lajunya pertumbuhan kista.

Selain karena polusi udara, makanan yang menganduk lemak yang tidak sehat serta berlebihan juga dapat membuat zat-zat lemak tersebut berkumpul di dalam tubuh dan tidak dapat dihancurkan dalam proses metabolisme tubuh, sehingga nantinya akan meningkatkan hormon testosteron pada wanita.

Hingga saat ini masih belum dapat diketahui bagaimana proses terjadinya kista. Kista umumnya memiliki pertumbuhan yang cenderung lambat serta berubah menjadi ganas setelah pengidapnya berusia lebih dari 45 tahun.

Kista terbagi menjadi 4 jenis, yaitu:
  • Kista fungsional. Kista ini sering kali tidak menampakan gejala yang signifikan. Umumnya muncul gejala seperti sakit apabila terjadi komplikasi seperti pecah, namun komplikasi seperti ini sangat jarang terjadi. Kista fungsional ini sering kali terjadi serta jarang muncul pada kedua bagian indung telur. Kista seperti ini umumnya akan mengecil sendiri dalam waktu 1 hingga 3 bulan.
  • Kista Dermoid. Kista ini muncul karena jaringan dalam telur yang tidak sempat dibuahi, yang nantinya tumbuh menjadi beberapa jaringan seperti lemak, rambut serta tulang. Kista seperti ini bisa tumbuh pada kedua indung telur serta umumnya tidak menampakkan gejala yang khas. Timbul gejala seperti rasa sakit apabila kita pecah maupun terpuntir.
  • Kista endometrioma. Kista ini muncul karena lapisan di dalam rahim yang biasanya terkelupas pada maktu haid serta terlihat keluar dari kemaluan seperti darah. Letaknya tidak di dalam rahim namun melekap pada dinding luar bagian indung telur. Akibat dari peristiwa seperti ini, pada waktu haid, lapisan tersebut akan menghasilkan darah haid, yang nantinya terkumpul dan menjadi kista. Kista jenis ini bisa terjadi pada satu atau kedua bagian indung telur. Gejala utama yang sering timbul adalah rasa sakit saat menstruasi maupun saat berhubungan seksual.
  • Kistadenoma. Kista jenis ini berasal dari pembungkus indung telur yang tumbuh secara tidak normal dan berubah menjadi kista. Kista jenis ini juga dapat menyerang kedua indung telur. Gejala umum yang timbul adalah sering buang air kecil atau "beser" yang disebabkan karena adanya tekanan pada bagian kandung kemih.
Penyakit kista juga bisa dikatakan sebagai penyakit keturunan. Sebab, jika orang tua atau neneknya pernah mengalami mioma atau kista, maka dapat dipastikan jika salah satu anak yang wanita dapat membawa sifat penyakit kista.

Namun, pengartian pembawa sifat di sini bukan berarti bahwa seseorang tersebut menderita penyakit kista. Anda bisa mencegah munculnya penyakit kista dengan cara gaya hidup sehat.

Menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi, rajin berilahraga serta mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak antioksidan.


Sebab, antioksidan dapat mencegah berbagai radikal bebas yang disebabkan oleh polusi udara serta debu. Meskipun kita dapat dikatakan tidak berbahaya, namun penyakit ini masih berpotensi untuk berubah menjadi ganas. Jika telah berubah menjadi ganas maka perlu penanganan yang serius.

Walaupun tidak ganas, namun jika kista tersebut tergeser atau bahkan pecah, akan dapat menimbulkan rasa sakit yang sangat pedih.

letak kista fungsionalBeberapa gejala umum adanya kista adalah munculnya rasa seperti nyeri yang hebat ketika saat menstruasi, rasa nyeri dibagian bawah perut, sering kali merasa seperti ingin buang air kecil atau air besar dan bahkan jika kista mulai membesar dapat menimbulkan seperti adanya benjolan pada bagian perut saat diraba.

Dan bila kita ini sampai pecah, contohnya karena hubungan seksual, maka penderitanya akan merasakan nyeri yang hebat yang akan bertambah hebat ketika sedang melakukan aktivitas fisik yang berat. Kista fungsional, umumnya tidak disertai dengan rasa nyeri.

Sehingga mayoritas penderitanya tidak menyadari bahwa ia mengalami kista. Sedangkan kista endometrioma biasanya disertai dengan rasa nyeri pada salah satu sisi dari bagian bawah perut. Selain itu penderitanya juga mengalami perubahan siklus menstruasi, seperti terlambat haid maupun ada pendarahan diantara masa menstruasi.

Adanya pendarahan pada organ kewanitaan yang hebat serta tidak teratur jika telah memasuki tingkat kronis juga dapat mengakibatkan seorang wanita mengalami kurang darah atau anemia. Rasa nyeri pada bagian perut yang muncul umumnya sangat hebat dan bahkan disertai dengan mual dan muntah.

Pembesaran pada bagian perut juga sering kali terjadi pada beberapa jenis kista yang cenderung tumbuh semakin besar.
  • Gejala
Umumnya ksta ovarium sering tidak disertai gejala-gejala yang signifikan. Dan umumnya, kista ovarium baru bisa terdeteksi pada saat pemeriksaan rutin. Dalam beberapa kasus kista ovarium juga dapat disertai dengan adanya berbagai macam gangguan serta ada gejala yang muncul, seperti:
  • Rasa nyeri, kembung maupun bengkak pada bagian perut.
  • Rasa nyeri dan pedih saat buang air kecil.
  • Rasa nyeri pada bagian panggul pada saat sebelum maupun setelah masa menstruasi.
  • Rasa sakit saat berhubungan intim.
  • Rasa nyeri saat menstruasi yang lebih dari biasanya.
  • Rasa mual maupun muntah.
  • Nafsu makan berkurang maupun cepat kenyang walaupun hanya makan sedikit.
  • Rasa sakit yang terus menerus pada salah satu maupun kedua sisi panggul.
  • Menstruasi tidak teratur.
  • Rambut pada bagian wajah bertambah.
Jika anda merasakan salah satu atau beberapa gejala seperti diatas, maka anda perlu untuk segera memeriksakan diri  ke dokter spesialis. Sebab gejala seperti diatas bisa jadi merupakan pertanda dari tumor atau kista ovarium.
  • Diagnosis
Umumnya dokter akan menyarankan untuk melakukan USG pada bagian panggul. Untuk pemeriksaan secara lebih lanjut jika ada sesuatu jaringan yang mencurigakan selama pemeriksaan panggul. Dengan cara USG juga dapat mendeteksi setiap kecurigaan yang mengarah ke kista ovarium.
  • Metode perawatan
Cara pengangkatan kista dengan laparoskopiJika kista ovarium telah dapat ditemukan, salah satu keputusan yang terpenting adalah apakah kista tersebut dapat hilang tanpa memerlukan pengobatan.

Kista fungsional diharapkan dapat menghilang secara spontan dalam beberapa minggu. Bila tetap bertahan serta menimbulkan gangguan, umumnya akan ditambah dengan terapi pemberian pil hormon / pil KB.

Dokter juga bisa memberikan keputusan untuk mengangkat jaringan kista dengan menggunakan laparoskopi bila dicurigai adanya komplikasi.

Kista organik umumnya sering dihilangkan dengan melakukan tindakan pengangkatan bila menimbulkan gangguan kesehatan pada penderitanya.

Jumat, 03 Januari 2014

Manfaat Puasa Bagi Pengidap Penyakit Jantung


organ jantungMenurut Dr. Muhammad Munawar, seorang dokter ahli jantung, mengatakan bahwa mereka yang mengalami penyakit jantung, baik itu berupa gangguan pada organ jantungnya maupun gangguan pada pembuluh darah jantungnya memang beresiko kematian.

Namun, dengan teknik pengobatan, terapi serta tindakan tertentu yang cepat dan tepat, maka seorang pasien penyakit jantung bisa saja terbebas dari penyakitnya asal tetap tekun dalam menjalani semua terapi serta berolahraga secara rutin.

Pada bulan Ramadhan, bulan penuh berkah bagi umat Islam ini, Dr. Muhammad menyarankan para pengidap penyakit jantung agar tetap bisa menjalankan ibadah puasa tanpa gangguan. Para pengidap penyakit jantung dapat menjalankan ibadah puasanya dengan baik seperti biasa dengan tetap memperhatikan terapi pengobatan yang dijalaninya.

Menurut Dr. Muhhamad, tidak ada perlakuan yang khusus bagi mereka yang mengalami penyakit jantung dalam meningkatkan aktivitas ibadah mereka pada bulan suci Ramadhan.

Dan bahkan menurut beliau, aktifitas ibadah pada bulan puasa ini bahkan dapat membantu para pengidap penyakit jantung sebagai bagian dari olahraga.

Untuk menjalankan ibadah puasa dengan baik, para pengidap penyakit jantung tidak memerlukan sesuatu hal yang khusus. Jika di pasien diwajibkan untuk menjalani terapi dengan obat oral, obat-obatan itulah yang harus diminum secara rutin serta tidak boleh dilupakan selama berpuasa.

"Jarang sekali pasien penyakit jantung yang diberi terapi obat. Hanya beberapa kasus penyakit jantung saja yang diberi obat khusus, yaitu gagal jantung. Namun ada juga beberapa alternatif yang bisa dipilih oleh pasien untuk metode pengobatannya. Dan hal seperti ini harus dikonsultasikan dulu pada dokter ahli" kata Dr. Muhammad Munawar.

Alternatif pilihan yang dimaksud oleh beliau ini adalah meminta dokter untuk memberikan terapi pengobatan yang dapat mengurangi sisi rutinitas dalam hal meminum obat-obatan tersebut. Misalnya, si pasien diberi obat yang harus diminum secara rutin tiga kali dalam sehari.

manfaat berpuasaKhusus untuk bulan puasa ini, si pasien bisa meminta dokter untuk meresepkan obat yang harus diminum hanya satu kali saja dalam sehari.

"Tapi, jika si pasien memang diharuskan untuk meminum obat yang harus diminum sebanyak tiga kali dalam sehari, maka si pasien sendirilah yang harus mengatur jadwal minum obat yang tidak mengganggu jadwal puasanya" jelas Dr. Muhammad.

Sebenarnya, berpuasa itu bukan hanya dijalankan atas perintah agama atau kepercayaan tertentu, namun banyak orang yang berpuasa demi menjaga kesehatan juga. Khusus untuk alasan ibadah, banyak sekali orang yang berharap dapat menjalankan ibadah puasanya dengan baik meskipun memiliki banyak rintangan, misalnya penyakit.

Sudah barang tentu kita tetap harus memperhatikan beberapa hal jika kita berpuasa dalam keadaan sakit. Semua orang pasti tidak ingin jika ibadah yang seharusnya memberikan kebahagiaan tapi malah memberikan banyak kesengsaraan pada diri kita. Salah satu penyakit yang sangat mematikan hingga saat ini adalah penyakit jantung.

Bagaimana caranya agar tetap aman dalam kondisi sedang berpuasa? Orang yang sedang berpuasa mengalami resiko sekitar 40 hingga 45% lebih rendah terserang penyakit jantung koroner jika dibandingkan dengan orang yang tidak berpuasa.

Hal seperti ini terjadi karena, puasa yang dilakukan secara rutin dapat menurukan kadar kolesterol jahat serta meningkatkan kolesterol baik dalam darah sehingga dapat mencegah adanya penyumbatan dalam pembuluh darah.

Hal seperti ini, secara otomatis dalat penghindarkan kita dari bahaya penyakit stroke. Ketika berpuasa, menyebabkan tubuh menjadi kelaparan serta stres sehingga melepaskan kolesterol dalam jumlah yang lebih banyak untuk membakar kalori, bukan menggunakan glukosa seperti dalam keadaaan tidak berpuasa. 

Sehingga, lama kelamaan akan berakibat lemak-lemak dalam tubuh menjadi berkurang. Namun, kolesterol tersebut akan kita dapatkan lagi setelah kita berbuka puasa. Dalam sebuah konferensi di New Orleans, yang diikuti oleh 30 orang responden yang diminta untuk berpuasa tidak makan apa-apa hanya minum air saja.

Dan hasilnya, puasa dapat meningkatkan hormon perumbuhan wanita sebanyak 13 kali lipat dan meningkat sebanyak 20 kali lipat pada responden pria. Hormon-hormon yang secara alamiah dilepaskan oleh tubuh pada waktu kelaparan itu memiliki fungsi untuk melindungi massa otot serta memicu tubuh untuk mulai membakar lemak.

Kamis, 02 Januari 2014

Aktif Berolahraga Membuat Kerja Semakin Fokus

bersepeda ke kantorGaya hidup sehat serta aktif untuk bergerak, telah lama dipercaya dapat mengindarkan seseorang dari penyakit yang berkaitan dengan obesitas, bahkan dapat mempertajam daya ingat. Namun ternyata, manfaat dari gaya hidup sehat yang aktif tidak hanya itu saja.

Sebab, orang yang sehat ternyata juga memiliki rentang perhatian yang lebih panjang jika dibandingkan dengan orang yang memiliki gaya hidup yang menetap, atau monoton.

Rentang perhatian atau attention span merupakan suatu periode dimana seorang individu dapat memfokuskan perhatiannya dalam satu hal tanpa disertai dengan adanya suatu gangguan apapun.

Tim peneliti dari University of Granada, Spanyol, secara khusus telah menemukan bahwa aktivitas fisik seperti olahraga berat ataupun lari dapat meningkatkan fungsi dari sistem saraf pusat atau yang biasa disebut dengan central nervous system atau CNS serta autonomic nervous system atau ANS.

Orang-orang yang aktif dalam bergerak tidak hanya memiliki perhatian yang panjang, namun juga memiliki kemampuan kognitif yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan rekan-rekan kerjanya yang tidak begitu aktif.

tetap aktifUntuk membuat kesimpulan seperti ini, para peneliti membandingkan performa kognitif sejumlah responden dengan jara menguji perhatian berkelanjutan atau sustained attention, perhatian berorientasi dengan waktu atau time oriented attention, serta persepsi waktu pada para responden.

Para responden yang ikut berpartisipasi terdiri dari 28 pria muda yang mayoritas merupakan mahasiswa University of Granada. 14 orang diantaranya masih berusia antara 17 hingga 23 tahun, diantaranya memperlihatkan rendahnya kemampuan fisik atau physical aptitude, yang menunjukkan bahwa memiliki porsi aktivitas fisik yang lebih rendah.

Sedangnya 14 orang yang lain berusia antara 18 hingga 29 tahun yang hidupnya jauh lebih aktif dibandingkan dengan responden lain. Untuk membuktikan tingginya tingkat kemampuan fisik pada kelompok kedua, para peneliti mengungkapkan bahwa, 11 orang diantaranya merupakan anggota dalam suatu organisasi olahraga seperti federasi bersepeda, sedangkan 3 orang yang lain, mempelajari aktivitas secara fisik di universitas.

Dari situlah, para peneliti akhirnya menemukan bahwa dengan bersepeda, partisipan pada kelompok pertama  yang memiliki fisik yang bugar memiliki kemampuan untuk tetap fokus pada suatu pekerjaan, dalam waktu yang lebih lama, termasuk merespon beberapa stimulan secara lebih cepat.

latihan sambil bekerjaBahkan para peneliti sempat terkejut ketika mengetahui perbedaan pengaruh tes kognitif terhadap ANS para responden.

Contohnya, ketika peneliti menguji persepsi waktunya, detak jantung para responden mengalami penurunan, namun ketika perhatian berkelanjutan para responden di uji, nyaris tidak ada perubahan yang dignifikan pada denyut jantung para responden tersebut.

Faktanya, saat para peneliti berpindah dari satu ujian ke ujian yang lain, denyut jantung responden yang aktif dalam bergerak termasuk yang paling stabil.

Sebaliknya, kelompok yang tidak aktif bergerak atau berolahraga memperlihatnya denyut jantung yang cenderung naik turun dari satu ujian ke ujian lainnya. "Melalui penelitian ini menunjukkan bahwa manfaat utama dari kebugaran secara fisik pesepeda yang ikut berpartisipasi dalam penelitian ini, sepertinya ada hubungannya dengan sejumlah proses yang dipengaruhi oleh perhatian berkelanjutan" kata Antonio Luque Casado, sebagai ketua tim peneliti dari Department of Esperimental Psychology.

Rabu, 01 Januari 2014

Tikus Bisa Sebabkan Diabetes


mengukur gula darah anakTernyata selain dapat menyebabkan penyakit pes, ternyata infeksi akibat dari tikus juga dapat menimbulkan penyakit diabetes pada anak.

Diabetes tipe 1 memiliki potensi dapat ditularkan oleh tikus, yang selama ini memang dikenal sebagai hewan yang dapat menyebarkan berbagai macam infeksi pada manusia.

Tentu saja keadaan seperti ini akan membuat orang tua menjadi semakin khawatir, khususnya jika anak-anak mereka suka bermain di tempat yang kotor karena umumnya merupakan tempat kesukaan tikus untuk berkembang biak.

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menegaskan tentang fakta yang sangat mengejutkan ini. Anda pasti tidak ingin anak anda terserang penyakit diabetes, bukan?

Siapapun pasti tidak menginginkan jika anaknya sampai terserang penyakit diabetes sebab diabetes merupakan penyakit yang sulit sekali untuk disembuhkan serta membutuhkan biaya yang tidak sedikit jumlahnya untuk metode pengobatannya.

Dalam sebuah studi yang telah diterbitkan dalam jurnal kesehatan Public Library  of Science ONE juga disebutkan bahwa penyebab diabetes pada anak ternyata juga bisa disebabkan karena infeksi ileh hewan tikus. Dalam studi ini meneliti sekitar 5000 anak yang berumur di bawah 14 tahun. Dan mereka sebelumnya telah menderita diabetes anak-anak atau diabetes tipe 1.


hewan tikusDalam penelitian tersebut para peneliti membuat kesimpulan bahwa sama halnya dengan penyakit anak-anak yang lainnya seperti batuk pilek serta campak, diabetes juga tampaknya disebarkan secara luas, tapi bukan oleh manusia melainkan oleh hewan liar yaitu tikus.

Penularan yang terjadi dapat menyebabkan munculnya reaksi autoimon, khususnya pada anak-anak yang kekebalan tubuhnya rentan sekali. Menurut Dr. Richard McNally sebagai ketua penelitian tersebut, dengan adanya penelitian seperti ini dapat memberikan pemikiran baru bahwa anak-anak yang mengalami diabetes bukan cuma disebabkan karena faktor keturunan saja, namun juga bisa disebabkan oleh karena adanya infeksi.

Dalam penelitian ini juga telah ditemukan bahwa pola penyebaran infeksi ini tidak ditemukan secara acak sehingga munculnya penyakit diabetes tidak secara kebetulan. Jadi hal ini berarti bahwa semua anak yang mengidap diabetes tipe 1 yang telah diteliti itu mengalami diabetes yang disebabkan oleh adanya infeksi.

Para peneliti tersebut juga telah mencoba untuk membandingkan pola onfeksi dengan jenis penyakit lainnya dan ternyata pola penyebarannya tampak serupa. Umumnya anak-anak yang merasa seperti terisolir dari longkungan sosialnya cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah serta masih belum sekiat orang-orang yang sudah dewasa.

Dan pada saat anak-anak tersebut semakin dewasa serta mulai akrab dan terbiasa dengan lingkungan sosialnya, maka ruang lingkip bermainnya akan semakin meluas. Karena sistem kekebalan tubuhnya masih lemah, maka sangat beresiko sekali terserang berbagai macam infeksi dari luar termasuk infeksi yang disebabkan oleh tikus.
 
menjaga kekebalan tubuh anak dengan imunisasi
Namun, meskipun si anak telah dinyatakan terserang infeksi, belum tentu si anak tersebut menunjukkan reaksi autoimun dalam tubuhnya yang dapat membuat dirinya tertular secara langsung maupun langsung menderita diabetes tipe 1.

Untuk mencapai ke kondisi diabetes, memerlukan proses dan selain itu kejadiannya juga cukup jarang. Dalam penelitian yang juga pernah dilakukan sebelumnya juga menunjukkan hasil bahwa kasus anak yang mengalami diabetes tipe 1 karena infeksi, hanya menunjukkan peningkatan setiap 6 tahun sekali.

Tapi, tetap mewaspadai anak-anak agar tetap terhindar dari resiko infeksi diabetes yang disebabkan oleh tikus, tetaplah menjadi yang terpenting.

Caranya, dengan tetap mengawasi anak-anak pada saat bermain maupun dengan cara membawa mereka untuk bermain di dalam lingkungan yang bersih dan sehat serta tidak lupa melengkapi anak-anak anda dengan imunisasi lengkap agar sistem kekebalan tubuhnya menjadi semakin kuat serta tidak mudah sakit.